SuaraHebat.com - Mentawai - sebuah sampan cadik ( perahu mesin) yang mengangkat 37 pelajar dari SMA negeri 1 Pagai Utara Selatan ( pus) mengalami kecelakaan hingga terbalik di perairan selat sikakap, kabupaten Kepulauan Mentawai pada Selasa sore 13/10/2026) sekitar pukul 15.16 wib. Beruntung, seluruh penumpang Dipastikan Selamat setelah dievaluasi secara cepat dari lokasi.
Peristiwa menegangkan ini terjadi saat perahu bergerak dari dusun berkat baru ( pulau Pagai Selatan) menuju dusun sikakap tengah ( pulau Pagai Utara) untuk mengantarkan para siswa pulang sekolah. Berdasarkan informasi awal, perahu diduga memuat penumpang melebihi kapasitas aman. Saat berada di tengah selat sikakap, komponen penyeimbangan perahu ( serepak/ cadik kayu) sebelah kanan patah, mengakibatkan air laut masuk dengan cepat kedalam lambung perahu hingga perahu terbalik.
Sesaat setelah perahu terbalik, para siswa sempat panik dan berusaha bertahan di atas badan perahu yang karam. Evaluasi berlangsung cepat berkat kesigapan perahu nelayan dan perahu masyarakat yang kebetulan melintas di sekitar lokasi, sehingga seluruh korban langsung dievakuasi dengan aman ke daratan.
Kantor pencarian dan pertolongan ( SAR) kelas B Mentawai menerima laporan resmi terkait insiden ini pada pukul 17.50 WIB. Pihak SAR langsung melakukan koordinasi terpadu dengan Polsek Sikakap. Pos TNI AL ( posal) Sikakap, Koramil sikakap, camat Sikakap, KSOP, serta masyarakat setempat untuk memastikan seluruh korban tertangani dengan baik pasca - evaluasi.
Merespons kejadian ini, wakil Danposal sikakap, Serka Harum Syh, mengingatkan seluruh operator speed boat dan perahu penyeberangan di Mentawai untuk selalu memprioritaskan keselamatan. Pihaknya mengimbau agar operator boat tidak memaksakan muatan berlebih ( over kapasitas). Terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem, musim badai, dan angin kencang seperti saat ini.
Pihak sekolah bersama instansi terkait saat ini masih melakukan penataan dan pendampingan psikologis kepada para siswa guna memastikan kondisi fisik maupun mental mereka kembali stabil pasca - insiden tersebut.
Red / Y. Zai
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Albert Simanjuntak, SH Bantah Tuduhan terhadap Kliennya Soal Polemik Lahan Meranti Pandak Minta Berpegang pada Fakta Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi



